Pesona legenda Italia, Christian Vieri, tampaknya masih belum luntur. Bahkan ia masih dicintai seorang wanita seksi.
Read more ...
Breaking News
Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Saturday, December 27, 2014
Saturday, November 29, 2014
Di Liga Champions Tottenham Mampu Bermain Ungkap Martinez
Manajer Everton, Roberto Martinez mengungkapkan keyakinannya jika sang calon lawan, Tottenham Hotspur memiliki potensi untuk tampil di Liga Champions musim depan. Hal itu semakin diperkuat dengan adanya sosok pelatih sekaliber Mauricio Pochetino.
The Toffees haru melawat ke White Hart Lane hari Minggu besok (30/11), setelah tengah pekan kemarin berlaga di pentas Eropa. Kendati demikian Martinez masih memandang Spurs sebagai lawan yang kuat.
"Saya sunggu mengagumi kekuatan Spurs musim ini. Saya rasa mereka memiliki skuat yang kuat," tutur Martinez seperti dikutip dari Merdeka yang dilansir oleh ITV.com
"Mereka adalah tim yang menargetkan finish di zona Liga Champions, dan saya rasa mereka bakal jadi kekuatan mengerikan begitu sang manajer sudah menyelesaikan proses adaptasinya." pungkasnya.
Everton sendiri saat ini tengah berada satu tingkat di atas Tottenham di klasemen sementara Premier League.
Read more ...
The Toffees haru melawat ke White Hart Lane hari Minggu besok (30/11), setelah tengah pekan kemarin berlaga di pentas Eropa. Kendati demikian Martinez masih memandang Spurs sebagai lawan yang kuat.
"Saya sunggu mengagumi kekuatan Spurs musim ini. Saya rasa mereka memiliki skuat yang kuat," tutur Martinez seperti dikutip dari Merdeka yang dilansir oleh ITV.com
"Mereka adalah tim yang menargetkan finish di zona Liga Champions, dan saya rasa mereka bakal jadi kekuatan mengerikan begitu sang manajer sudah menyelesaikan proses adaptasinya." pungkasnya.
Everton sendiri saat ini tengah berada satu tingkat di atas Tottenham di klasemen sementara Premier League.
Wednesday, November 19, 2014
Mantan Pelatih Inggris Ini Kembali Melatih Klub China
Mantan pelatih tim nasional Inggris Sven Goran Eriksson ditunjuk sebagai pelatih baru di klub Liga Super China, Shanghai East Asia. Menariknya, ia mengambil pekerjaan itu setelah menolak beberapa tawaran dari klub Inggris.
Musim lalu pria 66 tahun itu sempat melatih klub China lainnya yaitu Guangzhou R&F. Tapi di musim ini Shanghai East Asia berhasil merayu Eriksson sehingga ia menyetujui kontrak dengan klub tersebut selama dua tahun.
Pelatih asal Swedia ini menandatangani kontrak bernilai empat juta pound atau setara dengan Rp 75 miliar per tahun. Jumlah itu diperkirakan dua kali lipat dari gaji yang diterima Eriksson di klub sebelumnya.
"Saya sangat senang dan bangga karena saya akan menjadi pelatih utama klub ini. Sekarang saya siap menerima tantangan baru di sini" kata Eriksson dikutip dari liputan6.com yang mengutip dari Dailymail.
Mantan pelatih klub Liga Premier Inggris Manchester City itu pada musim lalu berhasil mengantarkan klub yang dibesutnya menduduki posisi ketiga klasemen Liga Super China. Eriksson sendiri merupakan pelatih berpengalaman karena pernah menangani Parma, Lazio, Sampdoria, Leicester City, hingga Manchester City.
Shanghai East Asia berhasil menempati posisi kelima Liga Super China pada musim 2013/2014 lalu, tertinggal sembilan poin dari klub Guangzhou R&F. Dan mereka berharap kehadiran Eriksson bisa membantu tim menjadi kampiun.
Read more ...
Musim lalu pria 66 tahun itu sempat melatih klub China lainnya yaitu Guangzhou R&F. Tapi di musim ini Shanghai East Asia berhasil merayu Eriksson sehingga ia menyetujui kontrak dengan klub tersebut selama dua tahun.
Pelatih asal Swedia ini menandatangani kontrak bernilai empat juta pound atau setara dengan Rp 75 miliar per tahun. Jumlah itu diperkirakan dua kali lipat dari gaji yang diterima Eriksson di klub sebelumnya.
"Saya sangat senang dan bangga karena saya akan menjadi pelatih utama klub ini. Sekarang saya siap menerima tantangan baru di sini" kata Eriksson dikutip dari liputan6.com yang mengutip dari Dailymail.
Mantan pelatih klub Liga Premier Inggris Manchester City itu pada musim lalu berhasil mengantarkan klub yang dibesutnya menduduki posisi ketiga klasemen Liga Super China. Eriksson sendiri merupakan pelatih berpengalaman karena pernah menangani Parma, Lazio, Sampdoria, Leicester City, hingga Manchester City.
Shanghai East Asia berhasil menempati posisi kelima Liga Super China pada musim 2013/2014 lalu, tertinggal sembilan poin dari klub Guangzhou R&F. Dan mereka berharap kehadiran Eriksson bisa membantu tim menjadi kampiun.
Carlos Tevez Masih Dimusuhi Fans MU
Hal tidak mengenakan diterima Carlos Tevez saat memperkuat Argentina di laga uji coba melawan Portugal, Selasa (18/11/2014). Saat itu, Tevez disoraki oleh penonton yang menyaksikan jalannya pertandingan. Tindakan itu disinyalir dilakukan oleh pendukung Manchester United yang datang ke Stadion Old Trafford, tempat digelarnya laga uji coba tersbeut.
Tevez mulai bermain di menit 61. Ia masuk menggantikan Gonzalo Higuain. Tak lama setelah menginjakan kaki di lapangan, Tevez sudah disoraki oleh sekelompok orang. Para pendukung MU nampaknya masih kesal dengan keputusan sang pemain yang pindah ke Manchester City pada musim panas 2009 lalu, seperti dikutip dari liputan6.com
Saat itu, Tevez tengah menjadi pujaan publik Old Trafford. Namun karena kalah saing dengan Dimitar Berbatov, ia akhirnya hengkang ke kubu The Citizens. Fans MU menganggap Tevez sebagai pemain yang mata duitan. Sebab, di City ia menerima gaji yang lebih besar. Akibat peristiwa itu sosok Tevez dibenci oleh pendukung kubu Setan Merah.
Ketika berseragam MU di musim 2007-2009, Tevez sukses mencetak 27 gol. Ia sempat mengantarkan mantan timnya meraih gelar juara Liga Champions, Liga Premier, dan Community Shield.
Read more ...
Tevez mulai bermain di menit 61. Ia masuk menggantikan Gonzalo Higuain. Tak lama setelah menginjakan kaki di lapangan, Tevez sudah disoraki oleh sekelompok orang. Para pendukung MU nampaknya masih kesal dengan keputusan sang pemain yang pindah ke Manchester City pada musim panas 2009 lalu, seperti dikutip dari liputan6.com
Saat itu, Tevez tengah menjadi pujaan publik Old Trafford. Namun karena kalah saing dengan Dimitar Berbatov, ia akhirnya hengkang ke kubu The Citizens. Fans MU menganggap Tevez sebagai pemain yang mata duitan. Sebab, di City ia menerima gaji yang lebih besar. Akibat peristiwa itu sosok Tevez dibenci oleh pendukung kubu Setan Merah.
Ketika berseragam MU di musim 2007-2009, Tevez sukses mencetak 27 gol. Ia sempat mengantarkan mantan timnya meraih gelar juara Liga Champions, Liga Premier, dan Community Shield.
Subscribe to:
Posts (Atom)



